Seandainya ku dapat melepaskanmu
Maka akan ku lepaskan
Tapi ku tak sanggup
Sesungguhnya kau terlalu baik untukku
Yang selama ini menemani aku
Dalam setiap waktuku
Ingin sekali ku melepasmu
Tuk berbahagia bersama lelaki yang kau cintai
Dan kau sayangi dan dapat membahagiakanmu
Disetiap waktu
Sesungguhnya aku tak dapat membahagiakanmu
Sungguh ku tak sanggup

...:::Menu:::...
02.Mengganti Icon Pada Address Bar
03.Membuat Anu Supaya Berada DiPojok
04.Melacak Pengunjung Dengan Google Analytics
05.Game
06.Lagu ST 12
07.Salam
08.Situs Download Gratis
09.Setting Wizard E-Mail
10.Setting E-Mail Yahoo
11.Setting E-Mail Gmail
12.Setting E-Mail Untuk Hand Phone Nokia
13.Jeni Setiawan
14.Smiley Toolbar Di Blogger
15.Opening U.F.O
16.Browser
17.Cinta
18.Tentang Cinta
19.Anak Muda Jaman Sekarang
20.Beda Antara Suka,Cinta dan Sayang
21.Cemburu
22.5 Bola Kehidupan
23.Kekasih Sejati
24.Dikala Aku Ragu
25.Bila Aku Jatuh Cinta
26.Tips Meredam Amarah
27.Beramal Perlu Ilmu
28.Kekasih Standart VS Kekasih Sejati
29.Photo Kebesaran Allah SWT
30.Jeritan Para Lelaki
31.Silaturrahmi
32.Membangun Jaringan
33.Puisi Cinta
34.50 Tanda Jatuh Cinta
35.Munajat Cinta
36.Sepuluh Kesalahan Jatuh Cinta
37.Masih Ada Jalan Keluar
38.Masjid Penuh Mukjizat
39.Instal Router Menggunakan Mikrotik RouterOS
40.Cara Nyatain Cinta
41.Tips Bagi Orang Yang Jatuh Cinta
42.10 Tips Cinta Agar Hubungan Awet Dan Langgeng
43.Tips Menemukan Cinta Sejati
44.Cara Mendapatkan Hati Wanita
45.Puisi Cinta Romantis
46.Cinta Yang Haqiqi
47.Cemburu Tak Menyakitkan
48.Membuat Efek Burung Terbang
49.Bikin Theme HP Sony Ericsson Sendiri
50.Siapa Yang Menjiplak Artikel Di Blogmu
51.Vizard
52.Sekumpulan Arti Cinta
53.Arti Cinta
54.Mencuri Bandwith Melalui Mozila
55.Apa Sich Artinya Cinta ?
56.Cinta Itu Apa Sich ?
57.Arti Cinta Dan Mencintai
58.Cinta Sampai Disini
59.Arti Cinta Dalam Islam
60.Makna Cinta
61.Makna Cinta Sejati
62.Makna Cinta Sejati & Teman Sejati
63.Bleach The Movie 2 : The Diamond Dust Rebellion
64.Setting GPRS dan MMS Di HP Sony Ericsson
65.Setting E-Mail Di HP Sony Ericsson
66.Kenali Adonan Rasa Cinta
67.Ketika Cinta Tak Terbalas
68.Cinta Itu...
69.Bagaimana Membuat Account Gmail
70.Cara Membuat Blog
71.Apa Itu Cinta?
72.Apa Itu Cinta?
73.Cinta(Cium Itu Nakal Tapi Asyik
74.Cinta?
75.Cerita Cinta?
76.Selingkuh
77.Tips Menghadapi Frustasi Putus Cinta
78.Mencintai Tanpa Patah Hati
79.Cara Mendaftar Blog Pada Search Engine
80.Tak Ada Cinta Sejati Di Dunia
81.I'm Fall In Love
82.Cahaya Cinta
83.Pacaran Yang Sehat
84.Seminar IT
85.Demonstrasi
86.4 Tips Membuat Pacaran Awet
87.Boleh Gak Sich Remaja Pacaran
88.Fakta-Fakta Tentang Wanita
89.Pacaran Boleh Gak Ya???
90.Tips Agar Pacaran Tidak Membosankan
91.Apakah Anda Tahu Tentang Pacaran
92.Cara Mendapatkan Cinta Sejati Tanpa Melukai Hati
93.Pacaran Setengah Halal Setengah Haram
94.Pacaran Gak Ya????
95.Pacaran=Zina
96.23 Cara Mempercepat Windows XP
97.Novel Laskar Pelangi
98.Cloning Menggunakan Ghostpe
99.Konfigurasi Quota Pada Linux Redhat
100.Maafkan Aku Kasih
...:::Blogger Log In:::...
Widget edited by Jeni Setiawan
Sebelum mencoba untuk menggunakan disk quota perlu ingat bahwa quota harus sudah dikonfigurasi di kernel dan sistem terinstall paket quota. Pada Linux RedHat versi 6.2, paket quota bisa diinstall dengan rpm jika saat instalasi system, paket quota tidak dipilih. Kemudian konfigurasi ulang kernel dan pada bagian quota support ketik y :
Quota support (CONFIG_QUOTA) [n] y
Pada Linux RedHat 6.2.,jika quota sudah diinstall maka secara otomatis saat booting system akan mengaktifkan quota. Untuk mengecek apakah quota sudah aktif dilakukan perintah berikut :
# /usr/sbin/quotacheck -avug
Kemudian hidupkan quota :
# /usr/sbin/quotaon -avug
Setelah itu kita harus menyuting file /etc/fstab untuk mengaktifkan disk quota per baris file system, dimana kita akan dapat mengaktifkan quota untuk masing-masing user atau group atau keduanya untuk semua file system yang ada di linux. Sebelum quota diaktifkan tampilan file/etc/fstab adalah sebagai berikut :
/dev/hda1 / ext2 defaults 1 1
/dev/hda2 /home ext2 defaults 1 1
Untuk mengaktifkan quota user kita tambahkan “userquota” pada kolom ke empat setelah “default” menjadi :
/dev/hda1 / ext2 defaults 1 1
/dev/hda2 /home ext2 defaults,usrquota 1 1
Cara untuk mengaktifkan quota grup hampir sama, yaitu hanya dengan mengganti options usrquota menjadi grpquota. Sedangkan untuk mengaktifkan keduanya dapat dilakukan dengan mengubah options seperti berikut :
/dev/hda1 / ext2 defaults 1 1
/dev/hda2 /home ext2 defaults,usrquota,grpquota 1 1
Kemudian perlu dibuat juga file yang berfungsi menyimpan record quota yaitu quota.user dan quota.group. Keduanya harus diset owner sebagai root dan hanya boleh di read-write oleh root saja. File ini biasa diletakkan di partisi/home.
# cd /home
# touch quota.user
# touch quota.group
# chmod 600 quota.user
# chmod 600 quota.group
Untuk keterangan lebih lanjut tentang fstab, kita baca manualnya :
# man fstab
Selanjutnya reboot system agar quota dapat berjalan. Jika operasi sudah berjalan normal kita tidak perlu lagi menjalankan perintah Selanjutnya reboot system agar quota dapat berjalan. Jika operasi sudah berjalan normal kita tidak perlu lagi menjalankan perintah quotacheck dan quotaon. Kita hanya perlu memastikan bahwa quota benar-benar diaktifkan. Cara yang mudah untuk melakukan ini adalah dengan menjalankan perintah quota-v. Dari keluaran perintah ini dapa kita lihat satu baris informasi tentang pemakaian disk dan batas quota saat itu untuk masing-masing file system yang telah diaktifkan quotanya. Untuk mengalokasikan batas quota digunakan perintah edquota. Perintah dapat digunakan baik untuk mengatur quota seorang user maupun quota sebuah group.
Apabila perintah edquota digunakan untuk mengatur quota seorang user maka setelah edquota bias diikuti dengan flag-u atau bisa juga tidak, baru kemudian diikuti nama user yang akan diatur quotanya. Jika perintah edquota tidak diikuti flag, maka secara default perintah edquota tersebut dianggap akan mengatur quota seorang user alias menggunakan flag-u. Karena itu jika perintah edquota ini akan digunakan untuk mengatur quota sebuah group, maka setelah ini harus diikuti flag-g, baru kemudian diikuti nama group yang akan diatur quotanya. Selain itu perintah edquota ini juga dapat digunakan untuk mengatur quota dua atau lebih user atau group sekaligus, sintaknya :
# edquota …dst
Dan untuk mengatur dua atau lebih group digunakan :
# edquota -g …dst
Ketika perintah edquota diminta, secara otomatis system akan menggunakan fasilitas teks editor vi untuk menyunting batas-batas quota yang dikehendaki. Penggunaan perintah edquota dapat dilihat pada contoh berikut :
Untuk edit quota user :
# edquota -u bagus
Quotas for user bagus:
/dev/hda2: blocks in use: 2594, limits (soft = 5000, hard = 6500)
inodes in use: 356, limits (soft = 1000, hard = 1500)
“block in use” adalah jumlah total blok (dalam kilobyte) yang telah dipakai oleh user. Sedangkan “inodes in use” adalah jumlah total file yang dimiliki user dalam partisi tersebut.
Untuk edit quota group :
# edquota -g asisten
Quotas for group asisten:
/dev/hda4: blocks in use: 5799, limits (soft = 8000, hard = 10000)
inodes in use: 1454, limits (soft = 3000, hard = 4000)
Seringkali seorang administrator ingin supaya ia dapat mengatur batas quota pada suatu rentang uid atau user ID, sehingga dia tidak perlu memberikan batas quota masing-masing user satu-demi satu yang tentu saja akan memakan waktu dan tenaga. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan flag-p pada perintah edquota. Hal pertama yang harus dilakukan dalam penduplikasian batas quota untuk sejumlah user ini adalah menentukan batas quota yang akan dijadikan contoh atau prototype pada seorang user saja. Setelah itu proses duplikasi dapat dilakukan. Jika diasumsikan shell kita adalah csh dan user ID dimulai pada nomor 500 maka digunakan perintah :
# edquota -p bob `awk -F: ‘$3 > 499 {print $1}’ /etc/passwd`
Jika kita ingin mengeset sendiri grace periode dapat dilakukan perintah edquota-t. Maka akan ditampilkan
# edquota -t
Time units may be: days, hours, minutes, or seconds
Grace period before enforcing soft limits for users:
/dev/hda2: block grace period: 0 days, file grace period: 0 days
Jika kita ingin megeset grace periode menjadi 5 hari maka kita cukup mengubah angka 0 days, disesuaikan dengan blok dan file-nya.
Untuk keterangan selengkapnya, baca manualnya :
# man edquota
Setelah disk quota aktif pada system, tentu saja administrator ingin memeriksa batas quota dan kapasitas disk quota yang telah digunakan. Untuk melakukan hal tersebut, selain dapat menggunakan perintah quota, juga dapat digunakan perintah repquota. Perintah quota hanya dapat digunakan oleh seorang user untuk memeriksa quota user dan group, dan pemakaian kapasitas disk yang dimilikinya. Perintah ini tidak bisa digunakan untuk melihat informasi quota yang dimiliki oleh user lain atau group lain, jika hanya menggunakan account user biasa. Hanya superuser atau yang memiliki account root yang dapat melihat informasi quota yang dimiliki user lain beserta pemakaiannya. Perintah repquota dapat digunakan untuk mendapatkan ringkasan dari semua informasi quota dan pemakaian disk untuk file system yang telah diaktifkan quotanya. Berbeda dengan perintah edquota, pada perintah repquota ini jika kita tidak menambahkakn flag apapun, secara otomatis yang akan ditampilkan adalah quota untuk masing-masing user dan quota untuk masing-masing group (jika keduanya ada).
Jadi misalkan ingin melihat alokasi quota tiap user di file system/home digunakan perintah :
# repquota -u /home
Misalnya tipe user di file system/home ini telah diatur dan akakn muncul tampilan :
Block limits File limits
User used soft hard grace used soft hard grace
root – 175419 0 0 14679 0 0
bin – 18000 0 0 735 0 0
uucp – 729 0 0 23 0 0
man – 57 0 0 10 0 0
bagus – 13046 15360 19200 806 1500 2250
andri – 2838 5120 6400 377 1000 1500
Penggunaan perintah quota-v oleh seorang user dapat dilakukan untuk melihat batas quota yang dimilikinya di file system tertentu. Sebagai contoh di bawah ini user azis akan melihat batas quota yang dimilikinya :
# quota -v
Disk quotas for user azis (uid 501) :
Filesystem blocks quota limit grace files quota limit grace
/home 525* 500 550 5days 17 0 0
/usr 0 500 550 0 0 0
Pada file system/home dari contoh di atas dapat dilihat bahwa user tersebut telah lewat 25 blok dari batas kuota yang diizinkan dan mempunyai sisa perpanjangan waktu 5 hari lagi. Tanda asterisk (*) menunjukkan bahwa user tersebut saat ini telah melewati batas quota yang dimilikinya . File system yang tidak digunakan sama sekali oleh user biasanya tidak akan ditampilkan dalam keluaran perintah quota, meskipun user tersebut jatah quota pada file system tersebut. Jadi pada contoh di atas (user azis selain punya quota di/home juga ada di/usr). Jika perintah quota digunakan tanpa flag apapun, maka quota user azis di/user tidak akan ditampilkan karena dia sama sekali belum menggunakan jatah quotanya di file system tersebut. Tetapi karena perintah edquota menggunakan flag-v maka semua informasi tentang quota yang dimilikinya akan ditampilkan.

Pengertian GHOST
Ghost adalah Disk Cloning program yang awalnya dikembangkan oleh Binary Penelitian. Murray Haszard menulis Ghost di tahun 1995, untuk membangun pengalaman dalam menyalin file-program yang sebelumnya dihasilkan oleh Binary Penelitian. Kemudian dibeli perusahaan Symantec pada tahun 1998. Nama Ghost adalah akronim dari “General Hardware-Oriented System Transfer”.
Alat Dan Bahan ubtuk melakukan Cloning Disk :
1. 2 Buah Harddisk dengan ketentuan : 1.Harddisk pertama berisi data yang akan dikloning
2.Harddisk kedua boleh kosong boleh juga tidak karna datanya akan di hapus
2. Sebuah PC yang digunakan sebagai tempat untuk melakukan kloning
3. Sebuah Boot Disk DOS lengkap dengan program GHOSTPE.EXE
Mau baca lebih lanjut download aja disini......












